Untuk Prestasi-prestasi MENWA dalam kurun waktu 2 tahun terakhir yaitu:
Pada tahun 2007
1. Juara 1 Lomba Napak Tilas dan Bakti Sosial MENWA UNSWAGATI Cirebon
2. Juara Umum Lomba Napak Tilas Gerilya Pangeran Samber Nyawa
3. Juara 1 Lomba Napak Tilas Gerilya Pangeran Samber Nyawa
4. Juara 1 Turnamen Futsal Merdeka In Kampus BEM
5. Juara Umum Napak Tilas Jejak Perjuangan Tentara Pelajar Nasional UII
6. Juara 2 Napak Tilas Jejak Perjuangan Tentara Pelajar Nasional UII
7. Juara 5 Napak Tilas Jejak Perjuangan Tentara Pelajar Nasional UII
Pada tahun 2008
1. Juara The Best Time Lintas Medan Tri Juang IV Malang Terbuka UIN Malang
2. Juara 1 Perorangan Lintas Medan Tri Juang IV Malang Terbuka UIN Malang
3. Juara 2 Beregu Lintas Medan Tri Juang IV Malang Terbuka UIN Malang
4. Juara 2 Lomba Halang Rintang Pekan Integrasi Nasional Resimen Mahasiswa YMC
5. Juara Harapan 1 Napak Tilas Rute Panglima Besar Jendral Soedirman PASSINAS YMC
Kamis, 11 September 2008
Kamis, 07 Agustus 2008
Apakah Menwa itu ?? (disadur dari artikel http://menwa-uns.blogspot.com/)

Resimen Mahasiswa (Menwa) adalah salah satu di antara sejumlah kekuatan sipil untuk mempertahankan negeri. Ia lahir di perguruan tinggi sebagai perwujudan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), beranggotakan para mahasiswa yang merasa terpanggil untuk membela negeri. Para anggota Menwa (wira) di setiap kampus membentuk satuan, yang disebut Satuan. Sebagai salah satu unit kegiatan kemahasiswaan, komandan satuan melapor langsung kepada rektor/pimpinan perguruan tinggi.
Komponen Lambang Sembilan Unsur1.Perisai Segilima Menggambarkan keteguhan sikap
2.Padi dan Kapas Menggambarkan dasar bernegara dan pandangan hidup bangsaIndonesia, yaitu Pancasila.
3.Bintang , Sayap Burung , Jangkar dan Lambang Polri Resimen Mahasiswa berada
di bawah naungan ketiga unsur angkatan dan Polri
4.Pena dan Senjata Di dalam pengabdiannya, wira melakukan keselarasan antaradi bawah naungan ketiga unsur angkatan dan Polri
ilmu pengetahuan dan ilmu keprajuritan.
5.Buku Tulis Tugas pokok setiap wira adalah mengembangkan ilmu pengetahuan,
di samping melaksanakan tugas-tugas kemenwaan.
Warna Kebanggaandi samping melaksanakan tugas-tugas kemenwaan.
Resimen Mahasiswa Indonesia menggunakan baret ungu. Dalam aplikasinya di lingkungan Menwa, warna ini mempunyai arti :
-Mulia-Berpengetahuan
-TerpelajarPanca Dharma Satya
Panca Dharma Satya adalah janji Resimen Mahasiswa Indonesia :1. Kami adalah mahasiswa warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang
berdasarkan Pancasila.
2. Kami adalah mahasiswa yang sadar akan tanggung jawab serta kehormatanberdasarkan Pancasila.
akan pembelaan negara dan tidak kenal menyerah.
3. Kami Putra Indonesia yang berjiwa ksatria dan bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha esa serta membela kejujuran, kebenaran dan keadilan.
4. Kami adalah mahasiswa yang menjunjung tinggi nama dan kehormatan GarbaMaha esa serta membela kejujuran, kebenaran dan keadilan.
Ilmiah dan sadar akan hari depan Bangsa dan Negara.
5. Kami adalah mahasiswa yang memegang teguh disiplin lahir dan batin,
percaya pada diri sendiri dan mengutamakan kepentingan Nasional di atas
kepentingan pribadi mau pun golongan.
Semboyanpercaya pada diri sendiri dan mengutamakan kepentingan Nasional di atas
kepentingan pribadi mau pun golongan.
Semboyan Resimen Mahasiswa Indonesia adalah "Widya Castrena Dharmasiddha", berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti "Penyempurnaan Pengabdian Dengan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Keprajuritan". Yang dimaksudkan oleh Ilmu Pengetahuan adalah segala macam cabang keilmuan yang didapat saat menjadi mahasiswa. Hal ini dipergunakan untuk menempuh jenjang karier, dengan tidak melupakan tujuan utama melakukan pengabdian pada masyarakat. Sedangkan Ilmu Keprajuritan adalah yang bersangkutan dengan jiwa keperwiraan, keksatriaan serta kepemimpinan, bukan sekadar keahlian dalam bertempur atau pun yang sejenis.
SejarahTanggal 13 Juni - 14 September 1959 diadakan wajib latih bagi para mahasiswa di Jawa Barat. Mahasiswa yang memperoleh latihan ini siap mempertahankan home-front dan bila perlu ikut memanggul senapan ke medan laga. Mahasiswa-mahasiswa walawa (WAJIB LATIH) dididik di Kodam VI/ Siliwangi dan para walawa diberi hak mengenakan lambang Siliwangi.Pada tanggal 19 Desember 1961 di Yogyakarta, Komando Pimpinan Besar Revolusi Presiden RI Bung Karno mencetuskan Trikora. Seluruh rakyat menyambut komando ini dengan gegap gempita dengan semangat revolusi untuk merebut Irian Barat; termasuk juga mahasiswanya.Isi Trikora:
1. Pantjangkan Sangsaka Merah Putih di Irian Barat2. Gagalkan Negara Boneka Papua
3. Adakan Mobilisasi UmumSejak Trikora bergema maka kewaspadaan nasional makin diperkuat, makin memuncak sehingga timbul rencana pendidikan perwira cadangan di Perguruan Tinggi. Berdasarkan dua surat keputusan Pangdam VI Siliwangi, maka oleh pihak Universitas pada 20 Januari 1962 dibentuk suatu badan koordinasi yang diberi nama Badan Persiapan Pembentukan Resimen Serba Guna Mahasiswa Dam VI Siliwangi (disingkat BPP) Resimen Mahasiswa DAM VI/ Siliwangi, beranggotakan :
1. Prof. drg. R. G. Surya Sumantri ( Rektor Unpad) selaku Koordinator
2. Dr. Isrin Nurdin (Pembantu Rektor ITB) selaku Wakil Koordinator I3. Drs. Kusdarminto (PR Unpar) selaku wakil Koordinator II
4. Major. Moch. Sunarman dari PUS PSYAD pada waktu itu selaku sekretaris.Pada Februari 1962 diadakan Refreshing Course selama sepuluh minggu di Resimen Induk Infantri dan dilanjutkan dengan latihan selama 14 hari yang dikenal dengan sebutan Latihan Pasopati. Pada 20 Mei 1962 anggota Resimen Mahasiswa Angkatan 1959 dilantik oleh Pangdam VI/SLW menjadi bagian organik dari Kodam VI/SLW. Dalam rencana kerja empat tahunnya tercantumlah pembentukan kader inti dan ini sudah terlaksana sejak permulaan semester 2 tahun ajaran 1962-1963. termasuk pembentukan kader inti putri. Mahasiswa/i Jabar (Bandung khususnya) mengikuti Latihan di Bihbul, tempat penggodokan prajurit-prajurit TNI. (Sekarang Secaba Dam III/ Slw, Bihbul). Satuan-satuan inti dari Yon mahasiswa dari beberapa universitas dan akademi dikirim ke tempat ini di bawah asuhan pelatih-pelatih dari RINSIL. 12 Juni 1964 keluarlah Surat Keputusan Menteri Koordinator Komponen Pertahanan dan Keamanan DR. A.H. Nasution Jenderal TNI yang mengesahkan Duaja Resimen Mahawarman. Penyerahan Duaja dilakukan oleh Menko sendiri. Garuda Mahawarman resmi berdiri berdampingan dengan Harimau Siliwangi.
Satuan-Satuan Menwa di Republik Indonesia
-Indra Pahlawan di Riau-Jayakarta di Daerah Khusus Ibukota Jakarta
-Mahabanten di Banten-Mahadarma di Timor Timur (belum dibubarkan hingga 10-Oktober-2004)
-Mahadwiyudha di Bengkulu
-Mahadana di Nusa Tenggara Timur-Mahadasa di Daerah Istimewa Aceh
-Mahadipa di Jawa Tengah-Mahajani Nusa Tenggara Barat
-Mahakarta Daerah Istimewa Yogyakarta-Mahaleo di Sulawesi Tenggara
-Mahamaku di Ambon-Mahanata di Kalimantan Selatan
-Mahapura di Kalimantan Barat-Maharatan di Lampung
-Maharuyung di Sumatera Barat-Mahasamrat di Sulawesi Utara
-Mahasena di Bali-Mahasurya di Jawa Timur
-Mahatara di Sumatera Utara-Mahawarman di Jawa Barat
-Mahawijaya di Sumatera Selatan-Mahawasih di Irian Jaya
-Mulawarman di Kalimantan Timur-Pawana Cakti di Sulawesi Tengah
-Sultan Thaha di Jambi-Wolter Monginsidi di Sulawesi Selatan
-Raja Haji di Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Minggu, 13 Juli 2008
Tentang Korps Mahasiswa Siaga (KMS) Satuan 905 Jagal Abilawa UNS

Mahasiswa sebagai komponen generasi muda terdidik tidak diragukan lagi perannya dalam menyelamatkan bangsa dalam berbagai situasi dan kondisi. Dalam Pasal 30 UUD 1945 telah menjelaskan bagaimana eksistensi Menwa sangat diperlukan bangsa ini sebagai komponen cadangan rakyat terlatih. Untuk memberikan ketetapan mengenai pemberdayaan dan kegiatan organisasi Menwa di perguruan tinggi, maka keluarlah Surat Keterangan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yakni Menteri Pertahanan (Menhan), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas).
Seiring perkembangan zaman, tuntutan terhadap perubahan paradigma yang digunakan dalam kultur organisasi Menwa selama ini mengakibatkan timbulnya kesan bahwa Menwa adalah perpanjangan tangan dari TNI di kampus, berbagai upaya dilakukan untuk me-reposisi tugas pokok dan fungsi dirinya agar sejalan dengan dinamika perguruan tinggi.
Berdasarkan SK Rektor UNS No. 277/ J27/ KM/ 2001, maka berdirilah Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Mahasiswa Siaga (KMS). KMS adalah perwujudan reorganisasi Resimen Mahasiswa (MENWA) yang secara nyata dalam menampung minat dan bakat mahasiswa di bidang bela negara dan berbakti kepada masyarakat dan bangsa sebagai manifestasi dari Tri Dharma perguruan tinggi. Dalam menjalankan setiap kegiatan dan aktivitasnya, setiap anggota KMS senantiasa menjunjung tinggi kedisiplinan, kehormatan, tugas dan prestasi. Hal ini ditunjukkan dengan sikap dan perbuatan yang mencerminkan insan berintelektual dan bermoral.
Pendaftaran Anggota KMS Menwa
Pendaftaran anggota baru KMS Menwa diadakan pada bulan September-November dalam tiap tahunnya, dan dibagi dalam 2 gelombang. Adapun syarat-syarat pendaftaran bagi anggota baru adalah :
1. Mahasiswa UNS (D II, III dan IV, S-1 Reg & Non reg.), maksimal semester 3
2. Copy kartu mahasiswa
3. Pas foto hitam putih 4 x 6 (4 lembar)
4. Mengisi dan mengumpulkan formulir pendaftaran yang terdiri dari :
- Surat lamaran anggota baru
- Daftar riwayat hidup
- Surat ijin orang tua/ wali
- Surat perjanjian organisasi
(blangko dapat diambil pada sekretariat pendaftaran di MAKO KMS Menwa/ Selatan Gd. LPPM/ Timur Gd. SPMB)
5. Blangko dan syarat pendaftaran dimasukkan dalam map :
- Pria : Merah
- Wanita : Biru
6. Mengikuti dan lulus seleksi
>> Selama pendaftaran, seleksi dan pendidikan Calon anggota tidak dipungut biaya!
1. Mahasiswa UNS (D II, III dan IV, S-1 Reg & Non reg.), maksimal semester 3
2. Copy kartu mahasiswa
3. Pas foto hitam putih 4 x 6 (4 lembar)
4. Mengisi dan mengumpulkan formulir pendaftaran yang terdiri dari :
- Surat lamaran anggota baru
- Daftar riwayat hidup
- Surat ijin orang tua/ wali
- Surat perjanjian organisasi
(blangko dapat diambil pada sekretariat pendaftaran di MAKO KMS Menwa/ Selatan Gd. LPPM/ Timur Gd. SPMB)
5. Blangko dan syarat pendaftaran dimasukkan dalam map :
- Pria : Merah
- Wanita : Biru
6. Mengikuti dan lulus seleksi
>> Selama pendaftaran, seleksi dan pendidikan Calon anggota tidak dipungut biaya!
Seleksi Calon
Seleksi anggota baru diadakan untuk mengetahui sejauh mana calon anggota baru KMS Menwa memiliki wawasan, motivasi dan kesiapan fisik untuk melaksanakan tugas-tugasnya setelah menjadi anggota KMS Menwa.
Adapun seleksi yang diadakan yaitu :
1. Kesamaptaan Jasmani, meliputi :
- lari Multi Fitness Test (MFT)
- push up & sit up
- kecepatan reaksi
- pull up
- shuttle run
2. Pemeriksaan Kesehatan, meliputi :
- tensi dan nadi
- tinggi dan berat
- penyakit dalam
- pemeriksaan THT
- pemeriksaan mata
3. Uji Pengetahuan Umum
4. Mental Ideologi (MI) dan Clearance
5. Pantukhir
Adapun seleksi yang diadakan yaitu :
1. Kesamaptaan Jasmani, meliputi :
- lari Multi Fitness Test (MFT)
- push up & sit up
- kecepatan reaksi
- pull up
- shuttle run
2. Pemeriksaan Kesehatan, meliputi :
- tensi dan nadi
- tinggi dan berat
- penyakit dalam
- pemeriksaan THT
- pemeriksaan mata
3. Uji Pengetahuan Umum
4. Mental Ideologi (MI) dan Clearance
5. Pantukhir
Pendidikan dan Latihan Dasar
Agar didapat sumber daya manusia yang handal dan berkualitas baik secara jasmani maupun rohani, maka diadakanlah pendidikan dan latihan yang tujuannya untuk lebih memperdalam ilmu-ilmu yang telah dimiliki dan nantinya akan berguna bagi kepentingan organisasi dan personel yang bersangkutan.
Pendidikan dan Latihan Dasar Pra Gladi Patria bertujuan untuk mencetak anggota Korps Mahasiswa Siaga yang tanggap, tanggon dan trengginas sebagai modal dasar mencapai cita-cita di masa depan.
Pra Gladi Patria adalah pendidikan dasar dan latihan awal yang dilaksanakan oleh internal Satuan 905 Jagal Abilawa UNS yang dilaksanakan selama ± 3 minggu dengan rincian 1 minggu masa basis, 1 minggu pendidikan pembentukan dan 1 minggu latihan berganda.
Adapun Kompetensi dasar yang hendak dicapai para siswa dalam pendidikan ini antara lain :
Teori :
Kepemimpinan dan Manajemen, Tata Organisasi & Administrasi, Hubungan antar Lembaga, Perbekalan, Pendidikan Pendahuluan Bela Negara & Hankam
Praktek :PBB, Tata Upacara Militer (TUM), Pengetahuan Komputer Dasar, Ilmu Medan, Peta, dan Kompas (IMPK), P3K, Pionir, SAR, Pembinaan Jasmani (Binjas), Pendidikan Lalu Lintas, Senam Senjata, Pengetahuan Senjata, Bela Diri Militer (BDM), Caraka dan Perhubungan, Mountaineering, Survival, dan Long March.
Pendidikan dan Latihan Dasar Pra Gladi Patria bertujuan untuk mencetak anggota Korps Mahasiswa Siaga yang tanggap, tanggon dan trengginas sebagai modal dasar mencapai cita-cita di masa depan.
Pra Gladi Patria adalah pendidikan dasar dan latihan awal yang dilaksanakan oleh internal Satuan 905 Jagal Abilawa UNS yang dilaksanakan selama ± 3 minggu dengan rincian 1 minggu masa basis, 1 minggu pendidikan pembentukan dan 1 minggu latihan berganda.
Adapun Kompetensi dasar yang hendak dicapai para siswa dalam pendidikan ini antara lain :
Teori :
Kepemimpinan dan Manajemen, Tata Organisasi & Administrasi, Hubungan antar Lembaga, Perbekalan, Pendidikan Pendahuluan Bela Negara & Hankam
Praktek :PBB, Tata Upacara Militer (TUM), Pengetahuan Komputer Dasar, Ilmu Medan, Peta, dan Kompas (IMPK), P3K, Pionir, SAR, Pembinaan Jasmani (Binjas), Pendidikan Lalu Lintas, Senam Senjata, Pengetahuan Senjata, Bela Diri Militer (BDM), Caraka dan Perhubungan, Mountaineering, Survival, dan Long March.
Kegiatan Organisasi
Berbagai aktivitas dan kegiatan dilaksanakan oleh anggota dan staf KMS Menwa UNS. Adapun kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Satuan Tugas (Satgas), yang terdiri dari : (1) Kegiatan internal organisasi, seperti : Pendidikan ke-Menwaan, Musyawarah anggota dan Sertijab Dansat, Tradisi pelepasan anggota, Bintaltap, Apel Siaga, Inagurasi, HUT Mako KMS, Bakti kampus, Show of force, Wisata juang, dll. (2) Kegiatan eksternal organisasi : UNS Expo, Forum Komunikasi (Forkom) antar UKM UNS, Pengamanan kegiatan UKM, Pengamanan SPMB dll, serta (3) Kegiatan Integrasi antar organisasi : Latsitarda, TMMD, Out bond, Donor darah, POR Menwa, Relawan Bencana, dll.Keseluruhan aktivitas dan kegiatan di atas masuk ke dalam agenda KMS sebagai kegiatan rutin maupun insidental, untuk lebih jelas mengenai apa saja aktivitas KMS Menwa dapat dilihat pada daftar kegiatan Satuan 905 Jagal Abilawa di Mako KMS yang terletak di Jl. Ir. Sutami No. 36A, kentingan Solo (Sebelah timur Gd. SPMB UNS).
Langganan:
Postingan (Atom)