KMS MENWA UNS IKUTI LATSITARDANUS XXXI DI PONTIANAK
Senin, 25 Oktober 2010
NEWS
KMS MENWA UNS IKUTI LATSITARDANUS XXXI DI PONTIANAK
Minggu, 17 Oktober 2010
PEMBENTUKAN FKPMM DI UNS
Pelindung : 1. Kapolda Jateng
2. Rektor UNS
Penasehat : 1. PR III UNS
2. Walikota Surakarta
3. Kapolres Surakarta
Ketua : 1. Jumadi, S.Pd [Tomas Jebres]
2. Kasat Bimmas Resta Surakarta
3. Kapolsek Jebres
Sekretaris : Ka.Biro Adm Kemahasiswaan UNS
Bendahara : Kabag Minalwa
Sie.Bid.Sosial Kemasyarakatan&Kemahasiswaan :
1. Joko Prasetyo [Tomas]
2. Kasubbag Mawa [Sri Wahyuni, S.IP]
3. UKM Pramuk
4. Luhur Sukamto
Sie.Bid.Keamanan&Ketertiban :
1. Suwandi [Tomas]
2. AIPDA Pepen Supendi
3. Sutimin [Ka. Satpam]
4. UKM KMS MENWA
Sie.Bid.Kerohanian :
1. Drs. H. Bangun Sugito
2. M. Solichin, S.Ag, S.IP
3. UKM UKMI
Jumat, 15 Oktober 2010
diberitahukan kepada seluruh staff dan anggota bahwa :
- Rabu, 20/10/2010 akan berangkat menjemput peserta SUSKALAK di Rindam IV Diponegoro Magelang, berangkat dari mako pukul 09.30 WIB
- Kamis, 21/10/2010 berangkat mengantar peserta LATSITARDANUS XXXI tujuan pontianak, berangkat dari mako pukul 09.30 WIB
Kamis, 14 Januari 2010
INFORMASI KEGIATAN TERBARU
2.LOMBA LARI 11K akan di laksanakan pada tanggal 15 januari 2010.
Senin, 19 Oktober 2009
Menwa, sebagai wadah generasi muda terdidik tidak diragukan lagi perannya dalam menyelamatkan bangsa dalam berbagai situasi dan kondisi. Peristiwa gempa bumi yang terjadi belakangan ini membuat hati para resimen mahasiswa tergerak untuk membantu saudara mereka yang sedang dilanda bencana. Oleh sebab itu, selain perannya dalam bela negara, menwa juga melakukan bakti sosial/ berbakti kepada masyarakat dan bangsa. Bakti sosial ini diwujudkan dalam kegiatan “DONOR DARAH KMS MENWA UNS TAHUN 2009” yang telah dilaksanakan pada Jum’at, 9Oktober 2009 bertempat di Ruang Sidang Yulianto Mako Menwa UNS. Menurut Ratna Sari Dewi (FKIP/P. KIMIA), selaku dansatgas, kegiatan donor darah ini mendapat respon yang positif dari berbagai elemen masyarakat, dari mahasiswa sampai masyarakat umum. Dalam kegiatan berjalan sesuai rencana, bahkan seluruh kantong yang di bawa oleh pihak PMI habis ! ini sungguh luar biasa. Kegiatan donor darah ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa ada kerjasama para satgas dan PMI Cabang Surakarta. Terimakasih. Nantikan Kegiatan Donor Darah selanjutnya…
Jumat, 24 April 2009
DONOR DARAH KMS MENWA 905 JAGAL ABILAWA
“ Iman takkan punya makna bila tidak disertai amal nyata, aqidah takkan memberi manfaat bila tidak mendorong penganutnya untuk berbuat, maka berkorbanlah demi menjelmakannya menjadi kenyataan.”Amal tersebut dapat diwujudkan dengan menolong sesama secara sederhana salah satunya dengan mendonorkan darah meski setetes namun berarti bagi yang membutuhkan. Pada hari senin, 13 April 2009 KMS MENWA mengadakan donor darah yang merupakan kegiatan rutin setiap 3 bulan sekali atau 3x dalam setahun. Kegiatan donor darah yang mana dapat membantu sesama walau setetes akan tetapi bagaikan mentari yang menyinari bumi bagi kehidupan mereka yang membutuhkan. Kegiatan donor darah tersebut diadakan di Ruang sidang MAKO. Ternyata, dalam kegiatan donor darah tersebut yang telah menjadi kegiatan rutin dalam satuan 905 mendapat respon baik dalam kalangan umum dan lingkungan UNS, baik dosen, karyawan dan mahasiswanya. Menurut Lina Mustika (FKIP POK), selaku Dansatgas dalam kegiatan donor darah mengatakan “ Kegiatan donor darah ini pertama kali ditangani oleh angkatan 24 selaku yunior terbaru dalam KMS MENWA berjalan dengan sesuai rencana dan mendapatkan 70 kantong darah yang hampir memenuhi target yang telah ditentukan. Kegiatan donor darah ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa ada kerjasama para satgas dan dukungan para senior”. Kegiatan ini didukung oleh PMI Surakarta yang selalu siap bekerjasama.
Posted by : ”Widya Castrena Darma Sidha”/PGP24.
Selasa, 31 Maret 2009
News
di Rindam IV/ Diponegoro Magelang
Pada hari Senin (6/3), sebanyak 9 anggota KMS Menwa UNS satuan 905 Jagal abilawa mengikuti kegiatan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) YUDHA XXXII yang dilaksanakan oleh Skomenwa MAHADIPA Jawa Tengah di Dodik Bela Negara Rindam IV/ Dip Magelang. Selama 10 hari para siswa diberikan materi-materi yang terbagi dalam 3 klasifikasi, yaitu ruang, praktek dan Latganda, antara lain : Kepemimpinan, CMI, Kemenwaan, TUM, BDM, Caraka, Pengjat, Mountaineering, dll.
Menurut Komandan Satuan 905, Agus Dwi Purwanto, di sela-sela upacara penjemputan para peserta Latsarmil di Lapangan Tentara 1 Yon Armed IX Magelang, para peserta kali ini diharapkan akan mendapatkan tambahan materi dengan metode serta petunjuk pelaksanaan yang terbaru untuk diaplikasikan dan dibagikan pada yunior di Satuan 905. Agus juga menghimbau para peserta hendaknya dapat dijadikan teladan dan contoh yang baik dalam hal keaktifan dan keterampilan yang dimiliki.
Selanjutnya para peserta yang telah mengikuti Latsarmil ini akan diberikan Nomor Buku Pokok (NBP) dan tercatat sebagai daftar kekuatan cadangan Pertahanan RI melalui organisasi Menwa MAHADIPA Jawa Tengah.
Selasa, 24 Maret 2009
News
Dalam rangka ikut memeriahkan Dies Natalis UNS ke-33, KMS Menwa menggelar event olahraga bergengsi se-Jawa Bali bertajuk "Lomba lari 11K". Event ini diselenggarakan pada tanggal 15 Maret 2009 dengan mengambil Start di gerbang utara UNS dan dilepas langsung oleh Pembantu Rektor III UNS, Drs. Dwi Tiyanto, SU tepat pada pukul 06.30. Setelah bendera Start dikibaskan, ribuan pelari yang telah bersiap langsung melesat saling mendahului menempuh route tetap sejauh 11 kilometer dengan Finish di Boulevard selatan UNS.
Event ini merupakan gelaran ke tiga setelah sebelumnya telah berhasil dilaksanakan sebanyak dua kali berturut-turut juga untuk memeriahkan Dies Natalis UNS. Gelaran 11K ini menunjukkan kepada seluruh masyarakat dan segenap civitas academika UNS betapa KMS Menwa peduli pada almamater tercinta, bumi kentingan.
Menurut Dansatgas 11K, yang juga Wakil Komandan Satuan, Whalsen Duli Agus Lauh, Event kali ini diikuti oleh pelari yang berjumlah jauh lebih banyak dari gelaran sebelumnya, ini dikarenakan daya tarik pemenang yang terbagi dalam tiga kategori juara, dengan masing-masing diambil 10 finisher dengan catatan waktu terbaik.
Ikut memeriahkan lomba kali ini, Ngatijo, atlet berusia 78 tahun asal kota Kebumen yang mengikuti lomba ini mulai dari garis start sampai dengan garis finish dengan catatan waktu 50 menit, 12 detik...That's GREAT!! Meskipun beliau tidak menang, namun semangat dan kepedulian beliau patut dihargai dan diteladani oleh kita-kita sebagai generasi muda.
Minggu, 15 Februari 2009
artikel satuan
Oleh : Agung Subagyo (Alumni Menwa Sat.905 UNS)
Pertanyaan yang mungkin muncul ketika membaca judul diatas adalah mengapa bangga menjadi anggota menwa especialy sat 905 yang dulu lebih dikenal dengan Batalyon 905 'JAGALABILAWA' ? ungkapan itu bukan sekedar retorika atau lip service belaka tetapi hal ini adalah sebuah fakta yang harus diyakini dan dipelajari. bukan karena banyaknya mantan anggota menwa yang pernah didik"semi militer" di tempat ini telah menjadi Militer beneran, tetapi organisasi menwa banyak memberikan pendidikan kepada anggotanya secara langsung ataupun tidak langsung nilai-nilai kejuangan, kedisplinan serta pengabdian yang tinggi sehingga dapat memberikan kotribusi pembentukan pribadi-pribadi yang "kuat",disiplin serta confident yang mendorong berperilaku sesuai dengan norma-norma dan ketentuan yang ada. Nilai-nilai tersebut tidak dapat diperoleh didalam ruangan perkuliahan yang lebih banyak belajar secara teoritis, oleh karenanya ungkapan judul diatas bukan hal yang berlebihan mengingat dari sekian juta mahasiswa/mahasiswi hanya beberapa gelintir yang mendapat kesempatan tersebut. Menwa tidak mendidik anggotanya menjadi militer tetapi kaidah-kaidah positif kemiliteran dapat diperoleh dari aktifitas Menwa yang sangat berguna dalam menyiapkan diri untuk menghadapi lingkungan baru pasca wisuda dari lingkungan kampus. Oleh karenanya aktif dalam kegiatan Menwa berarti telah mempunyai nilai "plus" yang dapat menambah kemampuan, wawasan,daya juang serta daya survive yang sangat diperlukan dalam memasuki lingkungan kehidupan sehari-hari nantinya. so, carry on your activities. just act the best thing in every occasion and every chance because the opportunity never come twice. thrust me that Almighty is going to give us guidance,strength and protection for doing something good.
Kamis, 15 Januari 2009
artikel satuan
Oleh : Surya Narendra (PGP XXIII/2007)
He who can’t change the very fabric of his thought will never be able to change reality, and will never, therefore, make any progress (Anwar el-Sadat)
Saya sudah hampir satu tahun menjadi anggota KMS Menwa Sat. 905 Jagal Abilawa UNS Surakarta. Bahkan sekarang sudah menjadi staf dan siap menularkan ilmu yang saya dapatkan selama satu tahun itu kepada junior saya, calon siswa PGP XXIV. Tetapi selam satu tahun itu, baru kemarin saya mendapatkan pertanyaan dari kawan saya yang membuat saya terhenyak selama beberapa detik. Kawan saya itu bertanya, “Ngapain kamu masuk Menwa? Kenapa gak ikut BEM, DEMA, UKM Pers, Kelompok Studi Penelitian? Kamu kan mahasiswa Fakultas Hukum, gak bakalan kamu disuruh perang, yang ada kamu harus pinter ngomong, pinter nulis, bisa bikin penelitian.” Saat itu saya hanya menjawab, “Ya karena saya suka.” Tetapi setelah dipikir jawaban itu kurang tepat, tidak ilmiah, dan hanya jawaban egois-emosional semata. Menurut saya, pertanyaan kawan saya itu bisa dijawab lewat tiga aspek, yaitu aspek yuridis, aspek organisasi, dan aspek histories-personal.
ASPEK YURIDIS
Ternyata saya masuk Menwa itu ada dasar hukumnya, yaitu UUD NKRI 1945 Pasal 30 ayat 1 dan 2. Redaksi aslinya adalah sebagai berikut :
(1)Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
(2)Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Repbulik Indonesia, sebagai kekuatan utama dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung.
Sekarang pertanyaanya, apakah masih ada yang mempertanyakan kekuatan hukum dari UUD NKRI 1945? Kalau memang ada berarti orang tersebut bisa disebut sebagai pengkhianat Negara. Yang namanya pengkhianat Negara itu harus dibinasakan.
ASPEK ORGANISASI
Saya rasa tujuan kita ikut UKM yang pertama adalah unutk mendapat pengalaman berorganisasi. Untuk belajar bagaimana menjadi seseorang yang memimpin dan menjadi seseorang yang dipimpin. Untuk belajar mem-planning, meng-organizing, actuating, dan controlling suatu kegiatan. Untuk bisa mengadakan kegiatan selama 3 minggu sebanyak 100 peserta dengan modal uang satu juta dari pihak universitas. Sekarang pertanyaannya bukan ‘Kenapa harus Menwa?’ tetapi ‘Kalau di Menwa bisa, kenapa harus di UKM lain? Apakah UKM lain juga bisa?’
Tujuan yang kedua yaitu untuk mendapat tambahan ilmu di luar ilmu perkuliahan. Lalu kenapa harus Menwa? Karena di Menwa diajarkan ilmu yang dimiliki UKM lain tetapi UKM lain belum tentu memiliki ilmu Menwa. Contohnya saja di Menwa diajarkan mountaineering, peta-kompas, SAR, dll yang menurut orang-orang adalah monopoli dari Mapala. Di Menwa saya mendapat ilmu tali-temali yang dari dulu sepertinya dimonopoli oleh anak-anak pramuka. Bela Diri Militer yang tidak kalah dengan bela diri yang lain. Dan tentunya masih banyak ilmu-ilmu yang lain. Namun apakah di UKM lain diajarakan teknik penyerangan(TKK), penyamaran malam maupun siang, tata upacara dan apel, pengaturan lalu lintas, dan ilmu olah keprajuritan yang lain? Saya ragu akan hal itu.
ASPEK HISTORIS-PERSONAL
Sejarah bangsa Indonesia dulu diukir, ditulis, bahkan diketik bukan dengan tinta emas tetapi dengan darah para pemuda Indonesia yang selalu siap dengan seluruh jiwa raganya membela tanah air Indonesia. Lalu sekarang kalau bukan kita siapa lagi? Siapa yang peduli akan kelangsungan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia kalau bukan kita mahasiswa, pemuda Indonesia?
Profil Bulan Januari 2009

Pendidikan Pra Gladi Patria ke-XXIV KMS Menwa Satuan 905 akan segera dilaksanakan pada pertengahan Januari 2009 dan diikuti sebanyak 36 peserta dari berbagai fakultas di UNS. Hal ini tidak terlepas dari peran Komandan Satuan Tugas Penerimaan Camenwa T.A 2008 yang telah berhasil menyelenggarakan seleksi Camenwa berdasarkan prosedur dan ketentuan yang diamanatkan padanya.
Adalah Surya Narendra, seorang anggota KMS Menwa yang terbilang masih cukup muda, baik dari usia maupun pengalaman sebagai seorang anggota. Putra bungsu dari pasangan Sukarto dan Sumaryani ini pada Oktober lalu dipercaya menjabat sebagai Dansatgas Penerimaan Camenwa 2008, dan melaksanakan keseluruhan proses seleksi Camenwa. Mungkin ini merupakan suatu tantangan tugas yang cukup berat bagi lajang kelahiran Purworejo 13 Juni 1989 ini.
Surya, begitu ia akrab disapa, mengaku bahwa kesuksesannya ini adalah berkat kerja kerasnya yang didukung oleh segenap senior dan rekan-rekannya. Sebagai seorang yunior, ia ingin menunjukkan bahwa ia bisa melaksanakan tugas yang cukup berat ini dengan baik sebagai wujud darma baktinya kepada Satuan tercinta.
Karirnya di KMS Menwa Satuan 905 dimulai setelah ia melaksanakan Pendidikan PGP XXIII (2007) dan Bintaltap (2008). Saat ini, Surya yang juga tercatat sebagai mahasiswa semester III Fakultas Hukum UNS ini memegang jabatan sebagai Wakil Kepala Urusan (Wakaur) Personalia KMS Menwa Satuan 905.
Ketika ditanya mengenai hobi, pria yang beralamat di Kaliurip RT 02/ I, Bener Purworejo ini mengaku ia sangat gemar nonton film, terutama yang bertemakan drama war dan action.
Surya yang merupakan lulusan SMA Negeri 1 Purworejo ini bercita-cita ingin mengabdikan dirinya sebagai anggota Polri. Selepas kuliahnya di Perguruan tinggi nanti, ia ingin melanjutkan pendidikan ke Akademi Kepolisian. Kesempatan dan ketrampilan berorganisasi di KMS Menwa ia manfaatkan secara maksimal untuk mendukung cita-citanya tersebut.
Dari Donor Darah KMS Menwa UNS
“Setetes darah kita sangatlah berharga buat orang lain yang membutuhkan”, mungkin kata itulah yang tepat menggambarkan makna dari kegiatan Donor darah KMS Menwa Satuan 905 Jagal Abilawa yang diadakan pada tanggal 24 Desember 2008 lalu. Memang, peduli kepada sesama tidak harus kita wujudkan dalam harta benda atau materi semata. Darah kita yang merah dan mengalir dalam tubuh kita pun bisa sangat berharga apabila ada seseorang yang sangat membutuhkan.
Untuk kegiatan kali ini, menurut Dansatgas Donor Darah KMS Menwa, F. Raditya AP. (Pertanian), mendapatkan antusiasme yang cukup baik dari semua kalangan. Hal ini dapat dilihat dari statistik pendonor yang cukup beragam mulai dari mahasiswa, anggota UKM UNS, karyawan UNS bahkan peserta umum.
Bertempat di Ruang Serba Guna Yulianto, sebanyak 62 kantong dengan berbagai golongan darah siap untuk diproses lebih lanjut di PMI cabang
Jumat, 19 Desember 2008
Profil Desember 2008

Salah satu Srikandi KMS Menwa Satuan 905 Jagal Abilawa adalah gadis yang bernama lengkap Atika Andani. Dara Kelahiran Karanganyar, 20 Agustus 1988 yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sekretaris ini adalah mahasiswi semester V Jurusan Kimia, D III Fakultas Teknik UNS.
Atika merupakan putri pasangan Sukasto dan Eming Mursina yang beralamat di Perum UNS, Jati, Jaten karanganyar. Ia memilih melanjutkan Pendidikan Akademisnya di UNS setelah menamatkan sekolahnya di jurusan IPA pada SMA Negeri 1 Karanganyar.
Organisasi KMS Menwa dipilih sebagai wadah minat dan bakatnya, karena menurut dara yang memiliki cita-cita ingin menjadi Pegawai Negeri ini KMS Menwa sangat cocok untuk mengatur kepribadiannya, membuatnya lebih sabar dan jeli, serta menjadikannya selalu menghargai waktu.
Karirnya di Organisasi KMS Menwa dimulai setelah ia menyelesaikan Pendidikan Pra Gladi Patria XXII pada tahun 2006. Tak hanya berhenti di tempat, berbagai pendidikan lainnya seperti Yudha Manunggal Chakti VIII (2007), Bintaltap (2007), dan Suspelatnas XXI (2008), ia ikuti pula untuk menambah skill individunya guna mengabdi pada organisasi KMS Menwa.
Pada Oktober 2008 lalu, Atika dipercaya sebagai perwakilan UNS bersama 14 rekannya untuk mengikuti kegiatan Latsitarda Nusantara XXIX yang diselenggarakan Akademi TNI di Kota Padang, Propinsi Sumatra Barat.
Penyuka olahraga ini memiliki hobi membaca yang merupakan kegiatan kesukaannya sejak kecil. Atika juga sangat piawai dalam hal memasak, terutama apabila ia harus membantu bagian logistik menyediakan ransum bagi para anggota KMS Menwa di lapangan.
Minggu, 14 Desember 2008
Selasa, 25 November 2008
Profil Bulan November 2008
Jabatan Wakil Komandan Satuan 905 Jagal Abilawa dipercayakan pada seseorang yang bernama Whalsen Duli Agus Lauh. Ia adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (POK) FKIP UNS angkatan 2006. Putra pasangan Andria Inis dan Waskiyah ini lahir di Ketapang, 25 Agustus 1987. Selepas sekolah menengahnya di SMA Negeri 3 Ketapang, ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di kota Surakarta.Berbagai prestasi telah ia torehkan demi mengharumkan nama satuan dan almamater. Pendidikan kemenwaan dan militer pun diikutinya, antara lain Pra Gladi Patria XXII, Bintaltap, Dikstaf Diklat, Suskalak dan Suspelatnas. Pria yang bercita-cita ingin mengabdikan dirinya sebagai guru ini sering kali meluangkan waktu untuk berolahraga yang juga merupakan hobinya sejak kecil.
Sebelum mengisi jabatan sebagai Wakil Komandan, Whalsen, begitu ia akrab disapa memulai karirnya di organisasi ini sebagai Kepala Urusan (kaur) Diklat.
Sabtu, 22 November 2008
KMS Menwa UNS adakan seleksi CAMENWA T.A 2008
Untuk mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan berkualitas serta memenuhi kualifikasi, KMS Menwa UNS mengadakan seleksi bagi para calon anggota baru yang berjumlah 65 orang. Sampai saat ini para calon telah melalui empat tahapan seleksi, yaitu : pemeriksaan kesehatan (7/11), yang bekerja sama dengan UNS Medical Centre, uji pengetahuan umum (12/11), MI dan clearance (16/11), dan Kesamaptaan jasmani (23/11).
Dansatgas Penerimaan anggota baru, Surya Narendra (PGP XXIII/ Fak. Hukum/ 2007), mengatakan bahwa sampai saat ini masih ada 40 peserta yang lolos seleksi dan akan mengikuti pantukhir yang direncanakan akan dilaksanakan pada (29/11), sebagai rinciannya adalah dari F.kedokteran (1 org), F.MIPA (3 org), F.Pertanian (3 org), F.Teknik (5 org), FSSR (1 org), F.Ekonomi (3 org), FISIP (3 org), F.hukum (4 org) dan FKIP (17 org).
Pengumuman seleksi tingkat akhir akan diumumkan pada tanggal 4 Desember 2008 melalui blog/ situs KMS Menwa dengan alamat http://kmsmenwauns.blogspot.com atau dapat dilihat pada papan pengumuman satuan. Selanjutnya, mereka yang dinyatakan lolos pantukhir akan melaksanakan pendidikan dan latihan dasar Pra Gladi Patria ke XXIV T.A 2008 yang dilaksanakan selama tiga minggu, yaitu satu minggu masa basis, satu minggu pendidikan pembentukan dan satu minggu latihan berganda (Latganda) di lapangan.
Rabu, 22 Oktober 2008
Latsitarda Nusantara XXIX
Sebanyak 15 orang anggota KMS Menwa Satuan 905 Jagal Abilawa mewakili Universitas Sebelas Maret Solo, mengikuti kegiatan Latsitarda Nusantara XXIX yang dilaksanakan di Propinsi Sumatra Barat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Mabes TNI sebagai kegiatan integratif para taruna Akademi TNI (Akmil, AAL dan AAU), Polri (Akpol), serta Praja IPDN dan Mahasiswa.
Dalam amanatnya, Komandan Satuan 905 berpesan agar para anggota yang diberangkatkan dapat menjaga sikap dan nama baik almamater serta diharapkan memperoleh tambahan ilmu dan pengalaman untuk diaplikasikan setelah selesainya kegiatan tersebut.
Profil Bulan Oktober 2008
Komandan Satuan 905 Jagal Abilawa UNST.A 2008 - 2009
Nama : Agus Dwi Purwanto
TTL : Pati, 30 Desember 1985
Agama : Islam
Orang tua
Ayah : (alm) Suyatno
Ibu : Lasmi, S.Pd
Asal SMA : SMA Negeri 1 Juwana
Dik Um : Penjaskesrek POK FKIP UNS
Dik Mil : Pra Gladi Patria XX, Bintaltap, Dik Staf
Diklat, Suspelatnas XIX, Yudha
Manunggal Cakti
Riwayat Jabatan : Wakaur PAM, Kamasat, Kaur
PAM, Komandan Satuan
Jumat, 17 Oktober 2008
Sertijab Dansat KMS Menwa Satuan 905
Dalam amanatnya pada acara upacara Sertijab Dansat, Pembantu Rektor III berharap dengan adanya regenerasi dalam tubuh Menwa akan didapat organisasi yang sehat dan kompetitif, beliau berpesan pula bahwa apa yang telah dicapai oleh komandan lama hendaknya diteruskan serta apa saja yang menjadi kelemahannya agar diperbaiki.
Agus Dwi Purwanto terpilih sebagai komandan dalam musyawarah anggota Resimen Mahasiswa yang dilaksanakan sebelumnya. Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan bahwa hendaknya para anggota saat ini memprioritaskan kegiatan satuan yang bersifat personal building dengan mengedepankan kedisiplinan dan hierarkhi disamping tetap berinovasi dan berkreativitas sebagai manifestasi diri seorang mahasiswa.
Kamis, 11 September 2008
Prestasi Resimen 2 tahun terakhir
Pada tahun 2007
1. Juara 1 Lomba Napak Tilas dan Bakti Sosial MENWA UNSWAGATI Cirebon
2. Juara Umum Lomba Napak Tilas Gerilya Pangeran Samber Nyawa
3. Juara 1 Lomba Napak Tilas Gerilya Pangeran Samber Nyawa
4. Juara 1 Turnamen Futsal Merdeka In Kampus BEM
5. Juara Umum Napak Tilas Jejak Perjuangan Tentara Pelajar Nasional UII
6. Juara 2 Napak Tilas Jejak Perjuangan Tentara Pelajar Nasional UII
7. Juara 5 Napak Tilas Jejak Perjuangan Tentara Pelajar Nasional UII
Pada tahun 2008
1. Juara The Best Time Lintas Medan Tri Juang IV Malang Terbuka UIN Malang
2. Juara 1 Perorangan Lintas Medan Tri Juang IV Malang Terbuka UIN Malang
3. Juara 2 Beregu Lintas Medan Tri Juang IV Malang Terbuka UIN Malang
4. Juara 2 Lomba Halang Rintang Pekan Integrasi Nasional Resimen Mahasiswa YMC
5. Juara Harapan 1 Napak Tilas Rute Panglima Besar Jendral Soedirman PASSINAS YMC
Kamis, 07 Agustus 2008
Apakah Menwa itu ?? (disadur dari artikel http://menwa-uns.blogspot.com/)

Indonesia, yaitu Pancasila.
di bawah naungan ketiga unsur angkatan dan Polri
ilmu pengetahuan dan ilmu keprajuritan.
di samping melaksanakan tugas-tugas kemenwaan.
berdasarkan Pancasila.
akan pembelaan negara dan tidak kenal menyerah.
Maha esa serta membela kejujuran, kebenaran dan keadilan.
Ilmiah dan sadar akan hari depan Bangsa dan Negara.
percaya pada diri sendiri dan mengutamakan kepentingan Nasional di atas
kepentingan pribadi mau pun golongan.
-Mahadarma di Timor Timur (belum dibubarkan hingga 10-Oktober-2004)




